
Istilah Wealth Profile (dan juga Wealth Dynamics) dikemukakan oleh Roger Hamilton untuk menggambarkan suatu sistem ‘profiling’ kekayaan dengan menggunakan tes psikometrik untuk menilai kepribadian, kekuatan, produktivitas, nilai-nilai dan perilaku sosial seseorang untuk menentukan cara yang paling alami dalam membangun kekayaan.
Biasanya kebanyakan orang menemukan cara atau jalan terbaiknya (dalam membangun kekayaan) melalui proses ‘trial & error’. Contoh, Si A pertama kali mencoba menjadi broker properti tetapi setelah dicoba enam bulan kurang menghasilkan. Kemudian ia pindah haluan dengan membuka toko kelontong tapi gagal ‘maning’. Iseng-iseng ia melamar kerja di stasiun televisi untuk menjadi presenter. Ia diterima kerja di dunia yang berbau ‘entertainment’ ini dan banyak bergaul dengan kalangan selebritis. Suatu saat ketika ia memperhatikan shooting sebuah sinetron, ia memperhatikan pekerjaan sutradara yang terasa sangat ‘enjoy’ baginya. Dengan perjuangan yang berliku-liku akhirnya ia berhasil menjadi seorang sutradara film handal dan bertangan-dingin karena berhasil membawa beberapa karyanya mendapatkan penghargaan perfilman tingkat internasional. Sekarang ia kaya raya dengan profesinya menjadi sutradara dan ia sangat menikmati pekerjaan itu. Seandainya ia tahu ‘wealth profile’-nya dari dulu, mungkin tak perlu ‘trial & error’ sampai tiga kali.
Kasus yang lain, katakanlah Anda sedang getol mencari ilmu tentang meraih kekayaan melalui berbagai seminar atau workshop. Pertama Anda mengikuti seminarnya Safir Senduk, lalu ikut seminarnya Robert Kiyosaki ketika datang ke Jakarta beberapa tahun yang lalu. Belum puas juga, kemudian Anda mencoba ilmunya Brad Sugars. Takut ketinggalan kereta, Anda tak lupa ikut workshop Financial Revolution-nya Tung Desem Waringin. Anda tahu semuanya. Anda menguasai semua ilmunya. Tapi apa hasilnya ? Anda bingung ketika mau melangkah. Mengapa ? Karena setiap pembicara memiliki strategi berbeda dalam meraih kekayaan. Karena Anda tidak tahu ‘jalur alamiah’ Anda, sehingga Anda tidak bisa ‘mengalir’ melainkan ‘mandek’ di tengah jalan dengan setumpuk ide tanpa action yang nyata.
Dengan Wealth Profile, maka Anda tidak perlu banyak ‘trial & error’ dan mengalami kebingungan seperti kasus di atas.
Menurut Roger Hamilton, penemuan Wealth Profile didasarkan pada ilmu filsafat Tiongkok kuno, 5000 tahun silam, yang disebut dengan I Ching. Ilmu I Ching ini juga merupakan sumber dari sebagian besar tes pengelompokan kepribadian seperti DISC, Myers Briggs dan Selector ala Carl Jung.
Seperti gambar di atas, ada delapan Wealth Profiles yang bisa Anda pilih sesuai dengan kepribadian dan kekuatan Anda.
Kepribadian seseorang digambarkan dengan lima ‘energi’ alami menurut filsafat Tiongkok kuno, yaitu :
Dynamo: Spring / wood (unsur kayu); yaitu orang yang penuh energi, dinamis, kreatif, berani memulai, tetapi sering gagal dalam penyelesaian akhir.
Blaze: Summer / Fire (unsur api); yaitu orang yang bergairah, ramah, punya banyak teman, mudah bersahabat tetapi mudah berpindah haluan.
Tempo: Autumn / Earth (unsur tanah); yaitu orang yang penuh kasih sayang, pemain tim yang baik, tetapi sering mencari arahan dari orang lain.
Steel: Winter / Metal (unsur logam); yaitu orang yang teratur, detail dan berorientasi sistem. Sangat kuat dalam menyelesaikan sesuatu, tetapi sulit memulai hal-hal baru.
Wizard: Transition / Water (unsur air); yaitu terhubung, tenang dan spiritual. Berfokus kepada alasan dibalik suatu kejadian. (Catatan : unsur air tidak tampak di gambar; karena hanya ada empat unsur dasar yang dimasukkan, sedangkan air merupakan awal & akhir dari setap siklus).
Masing-masing dari diri kita kuat dalam salah satu atau gabungan beberapa ‘energi’ (atau kepribadian) dan membentuk diri kita secara utuh.
Selain itu, Wealth Profile dikaitkan dengan rumus Wealth ala Roger, yaitu :
Wealth (Kekayaan) = Value (Nilai Tambah) X Leverage (Daya Ungkit)
Berdasarkan Value (nilai tambah) yang kita ciptakan, maka ada dua cara otak kita berorientasi secara alamiah, yaitu apakah kita lebih cenderung berpikir ‘intuitive’ dengan menciptakan nilai tambah melalui inovasi (produk baru, system baru, yang lebih cepat, lebih baik, dsb.) ataukah lebih cenderung berpikir ‘indrawi (sensory)’ dengan menciptakan nilai tambah melalui ‘timing’ yang tepat.
Bill Gates adalah contoh yang tepat untuk orang ‘intuitive’ dengan menciptakan inovasi. Ia lebih fokus ke ‘hasrat intinya’ yaitu ‘menciptakan masa depan’ sebagai ‘Chief Software Architect’ di Microsoft dan menyerahkan segala urusan manajemen kepada orang lain. Sedangkan disisi yang lain, Donald Trump merupakan contoh yang baik bagi orang yang mengandalkan ’sensory’ (melalui mata, telinga dan tindakannya melakukan deal making) yang tak membutuhkan banyak hal baru.
Dari sisi daya ungkit (leverage) yang bisa kita manfaatkan, maka ada dua cara juga, yaitu apakah kita lebih berorientasi pada sistem agar mudah diduplikasi atau MULTIPLY ataukah lebih mengandalkan pada SDM dan komunikasi agar mudah dibesarkan atau MAGNIFY. Orang-orang yang berkepribadian introvert lebih cocok me-leverage bisnisnya dengan MULTIPLY agar tidak tergantung dengan dirinya seorang. Sebaliknya orang-orang ekstrovert yang sangat people oriented (bukan process oriented) lebih cenderung me-leverage bisnisnya dengan MAGNIFY.
Akhirnya, dari dua komponen VALUE dan LEVERAGE maka terbentuklah empat sisi segi empat Wealth Dynamics, yaitu bagian atas dan bawah menunjukkan nilai tambah, sedangkan sisi kanan dan kiri menunjukkan dimensi leverage.
Marilah kita lihat satu per satu dari delapan profil tersebut :
1. Creator (pencipta), mengambil sifat-sifat umum spring (musim semi) dimana kehidupan dinamis mulai tumbuh kembali. Mereka berpikiran dinamis, intuitif, inovatif dan melompat-lompat (tidak linear). Hasilnya adalah produk baru atau sistem baru yang unik. Kelemahannya adalah mereka kurang fokus bila menghadapi banyak project dan kurang senang detail. Orang seperti ini diwakili oleh Bill Gates, Walt Disney, Richard Branson, Steven Spielberg dan mungkin Helmy Yahya.
2. Star (bintang), berada diantara Creator dan Supporter. Mereka memiliki kepribadian yang menarik, mudah memukau orang lain, energinya dahsyat, semangatnya juga top dan merasa nyaman sebagai public figure. Beberapa contohnya adalah Oprah Winfrey, Michael Jordan, David Beckham dan Tung Desem Waringin.
3. Supporter (pendukung), digambarkan sebagai summer (musim panas) sebagai lambang waktunya bersenang-senang dan bepergian, karena mereka merupakan orang yang sangat hebat dalam membangun hubungan ‘interpersonal’ dan jago memimpin orang. Contohnya adalah Jack Welch, Michael Eisner dan TP Rachmat (Astra).
4. Deal Maker (juru runding), adalah komunikator, negosiator dan pembujuk alami yang handal. Contohnya adalah Donald Trump, Rupert Murdoch dan Li Kashing. Mereka merupakan profil antara Supporter dan Trader, sehingga memiliki kepekaan terhadap timing yang tepat sambil tetap berorientasi kepada orang..
5. Trader (pedagang), diumpamakan sebagai autumn (musim gugur) yang menitikberatkan pada pertanyaan ‘kapan’ yang berarti mereka sangat berorientasi pada timing dalam melihat peluang dan memprediksi keuntungan. Tidak seperti Creator yang menciptakan sesuatu dari nol, maka Trader hanya mengelola produk yang telah ia beli untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Contohnya adalah George Soros. Kelemahan Trader adalah reaktif, kurang kreatif dan bila mengikuti sistem yang salah maka akan susah memperbaikinya.
6. Accumulator (pengumpul), berada diantara Trader dan Lord, sehingga memiliki kekuatan keduanya, yaitu pedagang yang sistematis dan sabar. Tokohnya adalah Warren Buffet dan Robert Kiyosaki. Warren Buffet adalah contoh investor yang membeli perusahaan untuk dikembangkan, bukan langsung menjualnya ala Trader murni. Sedangkan Robert Kiyosaki dalam buku-bukunya menunjukkan bahwa ia mengakumulasi harta dengan membeli property terbaik atau saham unggulan, untuk mendapatkan keuntungan dan passive income.
7. Lord (sang Bijak), dianalogikan sebagai winter (musim dingin), suatu keadaan yang statis dan stabil, yang merupakan ciri orang introvert. Mereka adalah orang yang tenang, terkendali, bijaksana, terstruktur (sangat detail). Profil ini diwakili oleh John D.Rockefeller, Paul Getty, Andrew Carnegie, Laksmi Mittal dan mungkin Hilmi Panigoro. Kelemahan Lord adalah agak sulit menerima perubahan dan sering kurang PD dalam mengambil keputusan.
8. Mechanic (mesin), adalah profil antara Lord dan Creator. Kekuatan tipe ini adalah berpikir secara sistematis, sensitif terhadap kinerja sistem, kemampuan memperbaiki, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan suka mencoba. Namun bila strateginya tidak jelas, mereka akan kehilangan fokus dan berpindah haluan. Contoh Creator adalah Ray Kroc (Mc Donald’s), Sam Walton (Wal Mart) dan Jeff Bezos (Amazon.com). Mereka selalu mampu menerjemahkan ide Creator menjadi sistem yang running well dan established.
Dari kedelapan Wealth Profile diatas, manakah yang merupakan kecenderungan Anda ? Jika bukan satu profil, bisa jadi Anda memiliki dua profil (satu primer, dua sekunder), atau malah tiga profil sekaligus (satu primer, dua sekunder).
Jika Anda berhasil menemukan profil yang memang benar-benar milik Anda, maka saya (sorry, Roger Hamilton) menjamin bahwa Anda akan bisa membangun kekayaan dengan cepat dan mulus laksana ‘ngebut di jalan tol yang bebas hambatan’ (bukan jalan tol yang sering macet seperti di Jakarta). Sedangkan orang yang mengejar kekayaan padahal ia tidak tahu Wealth Profile-nya, maka ia seperti orang yang ‘berkendara di jalan yang tak pernah dilaluinya’ bisa jadi ‘jalan tikus’ yang berliku-liku atau ‘gang kelinci’ yang banyak ‘polisi tidur’-nya. Sudah bisa ditebak, Anda akan menjadi seorang ahli ‘trial & error’ (mudah-mudahan tidak error melulu, he..he..).
Bila Anda masih bingung dengan Wealth Profile Anda, don’t worry, cukup klik disini untuk melakukan test. Tapi yang ini tidak gratis, melainkan cukup membayar US$ 100 saja (murah atau mahal, terserah Anda ?). Dan kalau Anda masih belum puas juga, silahkan ikut Stealth Wealth Weekend-nya Roger Hamilton. Lumayan hanya puluhan juta rupiah. (eh.. malah promosi si Roger). Anyway, Selamat mencoba dan menemukan Wealth Profile Anda. Wish You Luck. (SA).