Syukur dan Keberuntungan
“Many people who order their lives rightly in all other ways are kept in poverty by their lack of gratitude. Having received one gift from God, they cut the wires which connect them with Him by failing to make aknowledgement.”
(Banyak orang yang menjalani hidup dengan cukup benar, tetapi tetap miskin karena kurang bersyukur. Setelah menerima kemurahan Tuhan, mereka memotong kabel yang menghubungkan mereka dengan Tuhan dengan cara mengingkari nikmatNya)
- Wallace Wattles (1860 - 1911) -
Seperti kata Wallace Wattles (penulis buku klasik The Science of Getting Rich yang menjadi salah satu dasar The Secret) diatas, tak dapat dipungkiri bahwa perasaan syukur merupakan salah satu faktor penarik keberuntungan dan kesuksesan hidup manusia.
Rasa syukur akan membuat kita memiliki mentalitas berkecukupan (abundance mentality) dan menghilangkan mentalitas kekurangan (scarcity mentality). Pada saat kita merasa berkecukupan, maka hati kita jadi bahagia, perasaan kita jadi enak (feel good) dan kita mampu berpikir positif. Pikiran dan perasaan positif inilah yang mengaktifkan Hukum Ketertarikan (Law of Attraction = LOA). Dengan bahasa yang lain Michael Losier mengatakan bahwa rasa syukur, terima kasih dan penghargaan akan mampu memancarkan vibrasi positif yang dahsyat untuk mengaktifkan Hukum Ketertarikan.
Lalu, syukur yang seperti apakah yang lebih mudah mengaktivasi LOA ?
Untuk menjawabnya, saya perlu menjelaskan adanya dua tingkatan syukur. Tingkatan syukur yang pertama, adalah syukur yang sudah sering kita lakukan, yaitu syukur bersyarat atau syukur parsial. Kita bersyukur atas sesuatu yang kita miliki atau kondisi baik yang kita alami. Syukur semacam ini mirip seperti rasa syukur atau ucapan terima kasih yang dilontarkan anak kecil setelah dibelikan mainan atau permen oleh bundanya. Artinya, syukur merupakan akibat. Sebagai contoh, Anda merasa bersyukur setelah mendapatkan kenaikan gaji. Anda bersyukur karena penjualan toko Anda naik 20%. Anda bersyukur ketika anak Anda lulus sekolah dengan baik, Anda bersyukur setelah membeli mobil baru atau Anda bersyukur karena Anda selamat dari kecelakaan. Itulah beberapa contoh syukur bersyarat.
Tentu saja tidak ada jeleknya dan tidak ada salahnya dengan tingkatan syukur semacam ini. Anda harus terus melakukannya, karena inilah bentuk rasa syukur yang umum kita lakukan. Namun perlu Anda sadari bahwa tingkatan rasa syukur seperti ini relatif lemah untuk mengaktivasi Hukum Ketertarikan. Mengapa ? Karena seringkali kita tidak benar-benar bersyukur dengan tulus, melainkan hanya merupakan ungkapan puas diri sesaat. Atau malahan rasa syukur ini bisa jadi perasaan negatif terhadap suatu keadaan. Anda hanya berusaha untuk melihatnya dari sisi yang positif, padahal yang sebenarnya Anda merasa tidak enak atau kurang puas. Rasa syukur semacam ini juga tidak tahan lama dan hanya sebagian saja.
Tingkatan syukur yang kedua adalah rasa syukur tak bersyarat atau syukur yang menyeluruh (holistic), yang mencakup juga semua rasa syukur yang berada di tingkatan syukur pertama (syukur parsial). Rasa syukur ini tidak terikat pada situasi dan kondisi serta menyatu pada diri Anda atau menjadi identitas Anda. Beberapa contoh syukur di tingkatan ini antara lain rasa syukur terhadap hidup Anda, dunia seisinya, waktu dan ruang, masalah dan tantangan, pikiran dan perasaan Anda, kebebasan Anda memilih, syukur terhadap ide dan konsep Anda dan sebagainya. Pada dasarnya rasa syukur ini mengatakan, “Betapa indahnya hidup ini.” Sikon (situasi dan kondisi) tidak relevan lagi karena tingkatan syukur ini merupakan sebuah pilihan yang tidak memerlukan alasan. Perumpamaannya adalah mirip kita sedang bermain video game atau Play Station. Semuanya terasa menyenangkan, musiknya, gambarnya, permainannya, karakternya dan sebagainya. Tidak jadi masalah apakah Anda menang atau kalah karena pengalaman bermainlah yang terpenting. Artinya Anda perlu melepaskan semua alasan dibalik rasa syukur Anda. Bersyukurlah terhadap keberadaan Anda sendiri, maka Anda telah bergerak dari melakukan syukur (doing grateful) ke menjadi bersyukur (being grateful). Dan Anda akan mampu mengaktivasi Hukum Ketertarikan karena Anda telah memancarkan rasa syukur setiap saat dan kapan saja. Ingat ! Being grateful bukan hanya sekedar doing grateful.
Dengan sikap semacam ini, insyallah, keberuntungan akan menjadi milik Anda. Wish You Luck. (SA)

"BECOMING A MAGNET OF LUCK : 10 FAKTOR YANG MENJADIKAN ANDA MAGNET KEBERUNTUNGAN"
KARYA : SUCIPTO AJISAKA
Details buku klik
halaman "masterpiece"




March 6th, 2008 at 9:21 am
Salam kenal Mas Cipto,
Saya tau situs ini dari milis.
Di lingkup bisnis saya, faktor untung sepertinya sangat mendominasi.
Bagaimana ya mas, supaya keberuntungan selalu dipihak kita.
Yang sudah saya ketahui adalah :
Bersyukur
Berlaku baik selalu kepada orang lain
Mungkin ada lagi mas cipto?
March 7th, 2008 at 8:24 am
Terima kasih Mas Heru atas kunjungannya. Insyallah buku saya “Becoming a Magnet of Luck : 10 Faktor yang Menjadikan Anda Magnet Keberuntungan” akan segera terbit di bulan Maret ini. Di buku ini akan dijelaskan semuanya tentang keberuntungan (tentu saja sesuai kemampuan yang saya miliki).
Wish You Luck, Cipto
April 8th, 2008 at 4:45 pm
menarik sekali tulisannya ! bisa membuka pemikiran bahwa selama ini kita sering tidak bersukur yaaa ! heee. kalo ada artikel?,tulisan atau apa saja yang berkaitan dengan agam Islam senang sekali bila bisa sampai ke e mail saya.
Wass
Didik Y
pengasuh acara Mama dan AA Indosiar
Curhat@ indosiar.com
April 9th, 2008 at 1:57 pm
Salam kenal Mas Didik. Anda dari Pare, Kediri ? Tante saya juga orang Pare. Insyallah akan saya email bila ada. Wish You Luck Always.
April 16th, 2008 at 6:00 am
Permohonan Menjadi Peserta Mama&AA Indosiar.
Assalmu’alaikum Wr. Wb.
Kami dari pengurus Masjid Jami’ Al-Badriyah, (Tanjung Barat, Jagakarsa, Jak-Sel) mampunyai pengajian ibu-ibu dan sangat berharap untuk dapat diikut sertakan dalam acara Mamah&AA Indosiar, sebagai motivasi mengaji.
Kami mohon untuk dapat dipertimbangkan sebagaimana mestinya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Contac Person: 9999 3 678 / Humaidi
April 17th, 2008 at 12:59 pm
Bagaimana cara nya untuk menjadi peserta dalam acara mama dan aa d indosiar?Harus mengirimkan apa?/tlpn kmana?
April 17th, 2008 at 1:46 pm
Maaf Pak. Bapak bisa hubungi Pak Didik Y.
E-mailnya di curhat@indosiar.com
Salam buat Ibu-ibu pengajian.
July 24th, 2008 at 2:22 pm
tolong bantu dong, sy pingin tahu caranya gabung dengan mailis ini
August 7th, 2008 at 10:35 am
Ternyata rasa syukur kt lbh bnyak untk basa basi thanks aku jd lbh paham skarang.
September 16th, 2008 at 11:02 am
Assalamualikum Wr.Wb, Hebat Mas tulisannya, super……, ya memang kedhasyatan Bersyukur memberi energy yang unlimited, positif feeling sering saya syiarkan kepada teman-teman di Kantor, di Pengajian, dirumah, Subhanallah dpat memberi hasil yang super dhasyat, misal saya pergi Umroh, tanpa persiapan materi yang memadai, tapi dapat pergi ke baitullah, menjadi tamu Allah di Mesjidil Haram, Mesjid Nabawi, terima kasih atas pencerahannya, mudah-mudahan sikap syukur akan terus menuai kebaikan, sampai ke akhirat. Terima Kasih Allah telah membukakan hati kita untuk lebih memaknai seluruh ketetapan dan takdir-Nya.
Budi Wibowo
October 22nd, 2008 at 6:00 pm
Assalamu’alaikum. Saya ingin brtanya mengenai nadzar. Ktika Sy hamil suami Sy prnah bilang, jika bayi yg Sy kandung laki2 maka jika anak dikhitan suami akan manggil kuda renggong untuk hajatan. Tetapi hg skrang nadzar blum dilakukan. Bgimna sharusnya ?
November 2nd, 2008 at 10:32 pm
Assalamu’alaikum Wr Wb Mama dan AA.
Saya sudah lama sekali ingin ngomong langsung dgn mama cuma sangat sulit sekali telp ke Indosiarnya. Ma,saya mau curhat saya dan suami pada tahun 97 menikah.Tapi pernikahan kami terjadi krn saya hamil duluan. Sekarang ini kami sudah memiliki 3 Org anak. Namun sampai sekarang suami saya belum mendapatkan pekerjaan yg tetap. Selama 8thn ini saya bekerja untuk membantu kehidupan keluarga kami. Setiap sholat saya selalu berdoa agar suami saya dapat pekerjaan yg tetap. Bahkan saya sampai umroh untuk mendoakan suami saya. Dan saat saya umroh ke2 kalinya saya mengajak suami ikut serta agar dapat berdoa didepan kabah.Hanya sampai hari ini suami saya tetap tidak mendapat pekerjaan yang tetap. Yang ingin saya tanyakan:
1. Apa yang harus saya dan suami lakukan agar suami saya dapat
pekerjaan yang tetap?
2. Kenapa Suami saya sangat sulit sekali mendapatkan pekerjaan dan sulit
sekali mendapatkan rezekinya?
3. Bagaimana Kalau sampai saat ini suami saya belum hakikah,dikarenakan
mertua saya tdk mengetahui bahwa laki2 kalau di hakikah kambingnya 2.
Sedangkan suami saya hanya 1 kambing hakikahnya?
4. Selain bernazar apalagi yang dapat saya lakukan sebagai istri?
5. Apakah semua ini merupakan hukuman dari ALLAH akibat perbuatan
saya dan suami pada masa lalu ?
November 10th, 2008 at 2:49 am
Asalamualla’ikum,Wr,WB
Kepada Yth:
Mamah & Aa
Saya mau bertanya, bagaimana cara & do’a apa untuk menjauhkan diri dari perbuatan Zinah……..?
Apakah Alloh Swt, akan tetap mengampuni kepada Hambanya yang rajin sholat, tapi ketika sedang ada masalah,kemudian diajak jalan oleh teman-teman dan dari situ melakukan lagi perzinahan.
Soalnya saya adalah salah satu Hamba yang sering sekali terjerumus kepada perbuatan Zinah.
Sekian pertanyaan dari saya, dan saya mohon jawabannya ditayangkan diacara “CURHAT MAMA&AA”, biar saya bisa langsung mendengarkannya
Terimskasih
Waslamualla’ikum,Wr,Wb
November 13th, 2008 at 3:55 pm
assalamualaikum wr.wb
Kpd Yth:
Mama &Aa
Bolehkah kita mendoakan atau kirim doa buat kakek atau nenek kita yang sudah meninggal dunia? terima kasih
wassalamualaikum wr.wb
November 19th, 2008 at 6:14 am
Mama sy dah menikah 10 th . Sy mempny msh kel . Sy sering cekcok di rmh yg jd mslh adalah msh kehidupan istri sy sering mrh2 krn resiko hdp yg krg cukup trus dia srg mengungkit masa2 lalu yg pernah terjadi trus di sering mengucapkan kata2 minta cerai2 trus. Bagaimana hkm istri mt cerai dan memperlakukan sy ky pembantu . Mks